Ibu dan Anak Berpelukan Tewas Saat Rumah Terbakar
Jasad Menghitam,Ibu dan Anak Berpelukan Tewas Saat Rumah Terbakar di Kuansing,2 Anak Lain Luka Bakar

Senin, 21 Juni 2021 - 10:55:00 WIB


Wartariau.com TELUK KUANTAN - Jasad menghitam, ibu dan anak berpelukan tewas dalam kebakaran rumah di Kuansing, 2 anak lain derita luka bakar.

Kebakaran dengan merengut dua nyawa terjadi di Kuansing pada Minggu dini hari (20/6/2021) sekitar pukul 00.30 WIB.

Seorang ibu dan anak perempuannya yang masih berusia 6 tahun meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran itu.

Keduanya meninggal dalam posisi pelukan. Ini diketahui saat evakuasi kala api telah berhawil dipadamkan.

Kebakaran yang melanda rumah warga tersebut terjadi di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kuansing, Riau.

"Ibu dan anak dalam posisi berpelukan. Meninggal," kata Alda warga setempat, Minggu (20/6/2021)

Ibu tersebut yakni RSM, tahun dan sang anak perempuan berinisial NL, 6 tahun.

Beberapa dokumentasi korban kebakaran yang diperoleh Tribunpekanbaru.com menunjukkan kedua korban meninggal dalam kondisi menghitam.

Dua anak korban lainnya berhasil selamat walau dalam kondisi terbakar dan mendapat perawatan di RSUD Teluk Kuantan.

Dua anak yang selamat tersebut yakni EK, 12 tahun dan RA, 9 tahun. Keduanya laki-laki.

"Suami korban kerja di luar kota," katanya.

Kapolres Kuansing AKBP Hengky Poerwanto SIK, MM melalui Kapoksek Cerenti AKP Wan Mantazakka, SH membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

"Kita dapat informasi dari warga yang melapor ke petugas piket," katanya.

Menurut keterangan saksi atas nama Roki, kata Kapolsek, saat itu ia dan rekan Joni, pulang sehabis nonton bola.

Mereka melewati Desa Sikakak hendak menuju Desa Koto Peraku.

Rumah korban berada di pinggir jalan.

Ketika lewat, kedua saksi melihat melihat rumah korban sedang kebakaran.

Selanjutnya saksi Joni langsung membangunkan tetangga korban yang jarak rumah korban dengan tetangga lebih kurang 300 meter.

Alda menerangkan daerah rumah korban memang rumah penduduk jarang. Hal itu membuat api lama diketahui.

Selain itu, rumah korban juga menjual minyak untuk kendaraan. Seperti pertalite dan lainnnya. Rumah kecil dan semi permanen.

Selanjutnya saksi Roki mendengar jeritan anak kecil dari dalan rumah.

Saksi lalu mendobrak pintu, kemudian mengeluarkan dua orang anak tersebut yang sebagian badannya dalam kondisi terbakar.

"Beberapa saat kemudian personel Polsek Cerenti datang. Bersama warga berjibaku memadankan api serta mengevakuasi korban selamat ke IGD PPuskesmas. Kemudian kedua korban dirujuk ke RSUD Taluk," katanya.

Dikatakannya, pihaknya bersama masyarakat sekitar berupaya memadamkan api. Walau dengan peralatan seadanya.

"Karena rumah terbuat dari kayu, api dengan sangat cepat melahapnya, hingga menelan korban 2 orang meninggal dunia dan 2 orang luka bakar berat berhasil kami selamatkan," katanya.

Mengenai penyebab kebajaran belum diketahui. Pihajnya akan meminta Tim Labor Forensik Riau untuk memastikan.

"Kejadiannya ini masih kami dalami dengan meminta keterangan saksi saksi dan kita meminta tim labor forensik polda Riau untuk memastikan penyebabnya," katanya.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com


Berita Terkait :