Masyarakat Tuntut PT Jatim atas Perampasan Lahan 600 H
Ratusan Masyarakat Massa Aksi Tuntut PT Jatim atas Perampasan Lahan 600 Hektar

senen, 28/06/2021

Wartariau.com, Bagansiapiapi -Ratusan massa aksi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Rokan Hilir Menggugat menggeruduk PT. Jatim Jaya Perkasa. Mahasiswa menuntut PT. Jatim Jaya Perkasa mengembalikan lahan masyarakat yang diduga dirampas perusahaan tersebut kurang lebih 600 Hektar. Aksi berlansung di kantor Inti PT. Jatim Jaya Perkasa Kebun Sei Rokan.
Senin, (19/7/2021)
Adapun pemimpin aksi demonstrasi tersebut diantaranya, Zulkifli (Ketua LAMR Pekaitan sekaligus Tokoh Masyarakat), Syaiful Anwar (Kordum), (Riki Dermawan (Kordum), Ahmad Oki (Jenlap), Okta Rinaldi (Korlap I), Hendra (Korlap II) dan ratusan masyarakat massa aksi.
Aksi demonstran menuntut PT. Jatim Jaya Perkasa atas dugaan penyerobotan lahan masyarakat Kepenghuluan Teluk Bano II kurang lebih 600 Hektar. Pada awal nya Desakan pengembalian lahan itu sudah beberapa kali disampaikan oleh masyarakat Sevelum nya kepada  penghulu dan juga serta camat namun tidak kunjung mendapat perhatian. Dan warga  juga menyebut kan PT Jatim jaya perkasa sudah menguasai lahan tersebut sejak beberapa tahun silam.

Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan keberatan dengan penyerobotan lahan masyarakat  seluas sekitar 600 hektar yang dilakukan oleh  PT jatim Jaya Perkasa,  Lahan tersebut berada di Desa Teluk Bano II Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir Riau. Dari pantauan di lokasi Aksi demo setuasi  sempat sedikit memanas, namun tampak di kawal ketat oleh petugas kepolisian dari jajaran polres rokan hilir.
Jendral Lapangan (Jenlap) Aksi, Ahmad Oki Mengatakan Bahwa PT. Jatim Jaya Perkasa telah merampas hak masyarakat. PT. JJP telah menyeroboti kurang lebih 600 Hektar lahan milik masyarakat Teluk Bano II. Aksi demontrasi berangkat atas keluhan masyarakat, serta dilengkapi data-data Valid yang dimiliki, Berupa Peta lahan, Surat Tanah serta berkas-berkas pendukung lainnya berkaitan dengan permasalahan ini. Ia juga menambahkan, Aksi ini akan berlanjut dan berjilid. Sebab apa? Tuan rumah tidak akak berunding dengan maling yang menjarah rumahnya.
Hal senada juga disampaikan Koordinator Umum (Kordum) Sekaligus Presiden Hipemarohi Pekanbaru, Syaiful Anwar memberikan ultimatum, ia menyampaikan Kami menyayangkan karena pihak PT Jatim Jaya Perkasa tidak merespon masa aksi dan tidak sedang berada ditempat. Padahal surat pemberitahuan aksi sudah 3×24 jam kita masukan. Kami menyimpulkan puhak PT Jatim Pengecut!

Kami berharap kepada Pak Bupati Rohil untuk menindaklanjuti permasalahan ini dan kami dan masyarakat meminta Pak Bupati untuk membekukan segala macam aktivitas PT JJP sementra waktu sampai permasalahan ini terselesaikan.
Koordinator Lapangan I (Korlap) sekaligus Ketua Mahasiswa Pekaitan, Okta Rinaldi mengutuk keras PT. Jatim Jaya Perkasa.
Ia meminta perusahaan segera mengembalikan lahan  masyarakat yang dahulu diserobot oleh perusahaan PT jatim jaya perkasa  dengan luas lebih kurang lebih 600 hektar.
Dan warga  juga menyebut kan PT Jatim jaya perkasa sudah menguasai lahan tersebut sejak beberapa tahun silam. sudah puluhan tahun masyarakat menggugu dan memperjuangkan lahan nya kembali.
Dalam orasinya, Okta Rinaldi menyatakan keberatan dengan penyerobotan lahan masyarakat  seluas sekitar 600 -+hektar yang dilakukan oleh  PT jatim.jaya perkasa,  Lahan yg berada di Desa Teluk Bano II Kecamatan Pekaitan Kabupaten. kami meminta lahan masyarat bisa di  kembalikan ke masyarakat , pihak pt Jatim jaya perkasa juag tidak berani menunjukkan diri di hadapan aksi ujuk rasa. (Rilis)




Berita Terkait :