Diperkosa 2 Kali Sebelum Dieksekusi
Siswi MA Dibunuh Ayah Kandung, Diperkosa 2 Kali Sebelum Dieksekusi

Selasa, 25 Mei 2021 - 19:17:41 WIB


Wartariau.com KUDUS -- Satreskrim Polres Kudus akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap HKN (16), siswi salah satu Madrasah Aliyah (MA) di Kudus, Jawa Tengah, yang jasadnya ditemukan di dapur rumahnya, Rabu (5/5/2021) lalu.

Dikutip dari Kompas.com, pembunuh HKN ternyata ayah kandungnya sendiri, Slamet (50). Sebelum mengeksekusi HKN, Slamet memerkosa putrinya itu dua kali.

''Dari hasil pemeriksaan barang bukti, ditemukan jejak pelaku. Pelaku adalah ayah kandung korban dan kami ringkus pada Jumat malam, tanggal 21 Mei di Kudus,'' kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma saat jumpa pers di Mapolres Kudus, Senin (24/5/2021).

Merujuk hasil autopsi tim Biddokes Polda Jateng, ditemukan sejumlah luka bekas penganiayaan pada fisik korban. Di antaranya luka serius pada wajah, leher dan kepala.

Sementara itu dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polda Jateng pada salah satu barang bukti ditemukan juga noda sperma pelaku

Saat kejadian tragis itu, kondisi rumah diketahui sepi lantaran Ibu kandung korban atau istri pelaku berangkat bekerja ke pabrik dan adik korban atau anak bungsu pelaku beraktivitas di sekolah

''Korban tewas dianiaya setelah dua kali diperkosa. Karena berontak, pelaku lantas menghajarnya dengan mencekik, membekap dan memukul dengan batu bata. Pelaku kemudian menyayat tangan korban serta meninggalkan tali di samping korban agar seolah-olah korban meninggal bunuh diri. Pelaku kemudian kabur berdalih berangkat bekerja,'' terang Aditya.

Cara menghilangkan papiloma secara alamiah (3 hari)
Detocline
Untuk diketahui, HKN (16), siswi MA ditemukan tewas di dapur rumahnya di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (5/5/2021).

Remaja putri tersebut ditemukan meninggal dunia tergeletak di dapur oleh adik kandungnya sepulang sekolah pada pagi sekitar pukul 10.00.

Adik korban yang masih duduk di bangku SD itu menjerit histeris melihat kakaknya sudah tidak bergerak hingga memicu para tetangga berdatangan.
 
Saat itu kondisi rumah sepi, kedua orangtua korban sedang tidak berada di rumah.***


Berita Terkait :