Dana BOS Rp84 Juta Dalam Mobil Langsung Dicuri OTK di Depan RM Uni Lintau Siak
Ditinggal Sebentar karena Ban Bocor, Dana BOS Rp84 Juta Dalam Mobil Langsung Dicuri OTK di Depan RM

Selasa, 25 Mei 2021 - 15:36:39 WIB


Wartariau.com SIAK - Hj Ismatia, Kepala SD Negeri 08 Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau menjadi korban pencurian di Jalan Hangtuah, Kampung Rempak, Kecamatan Siak atau tepatnya di depan RM Uni Lintau. Tas berisi uang Rp84 jutaan serta laptop sekolah yang ada di dalam mobil digondol maling.

Ismatia, warga Balaikayang, Kampung Rempak ini menceritakan, ia sebelumnya dari Bank Riau mengambil dana BOS bersama bendahara sekolah, Senin (25/5/2021). Setelah dari bank, ia mampir ke Petshop di samping RM Uni Lintau untuk membeli makanan kucing.

"Saya tidak tahu ban mobil belakang sebelah kiri bocor. Jadi waktu muter di U-turn tadi terasa oleng, saya lihat ban mobil bocor. Saya telepon orang bengkel, rupanya ngga ada anggotanya yang bisa disuruh datang untuk ganti ban. Makanya saya langsung inisiatif kembali ke Petshop untuk pinjam sepeda motor orang toko untuk mencari bengkel mobil terdekat," kata Ismatia yang terlihat lemas.

Peristiwa pencurian itu sangat cepat, kata Ismatia, sebab ia melihat langsung pelaku yang berjalan kaki membuka pintu mobil avanza putihnya BM 1552 SH dan mengambil tas yang berisi uang Rp84 jutaan itu. Ia langsung spontan berteriak.

"Saya teriak langsung, karena saya pikir bendahara yang duduk di depan tidak tahu pintu mobil dibuka orang. Ternyata bendahara sekolah itu tidak di dalam mobil juga, tapi duduk tepat di pinggir jalan melihat ban mobil yang bocor tadi. Orang yang ngambil tas itu dijemput sama temannya pakai sepeda motor," kata Ismatia lagi.

Sementara itu, Bendahara SD Negeri 08 Bungaraya, Waridan saat diwawancarai GoRiau.com mengatakan ia tidak sadar atau tidak tahu saat pintu mobil dibuka orang, sebab posisinya duduk di dekat sebelah kiri mobil, tepatnya di samping ban belakang yang kempes itu.

"Saya baru sadar ada orang membuka pintu mobil dan mengambil tas itu saat mendengar Buk Kepsek teriak. Di tas berisi uang itu juga ada laptop sekolah, jadi data sekolah kita juga ikut hilang, dicuri sama orang itu. Saya nggak bisa lihat wajah pelakunya, karena posisi saya saat itu duduk di bawah," kata Waridan.

Peristiwa pencurian tersebut juga sudah dilaporkan ke Polsek Siak oleh korban. "Tadi kita sudah ke Polsek Siak, tapi disarankan untuk membuat laporan ke Polres Siak. Ini sekarang ada beberapa orang dari Polsek yang bantu saya mengganti ban bocor ini. Setelah ini kami akan ke Polres membuat laporan," kata Ismatia menambahkan.

Saat kejadian pencurian itu, kata Ismatia memang kondisi jalan sepi. Sehingga tidak ada orang yang membantunya untuk mengejar pelaku pencurian.

"Tidak ada pengrusakan mobil dari pelaku ini, karena kondisi mobil memang tidak terkunci, bendahara memang ada dalam mobil saat mobil saya tinggalkan, ternyata bendahara keluar pula dari mobil," imbuhnya lagi***




Berita Terkait :