Pria di Rohil yang Bakar Diri karena Istri Diduga Nuntut Cerai, Meninggal Dunia
Setelah Dirawat Beberapa Hari, Pria di Rohil yang Bakar Diri karena Istri Diduga Nuntut Cerai, Menin

Kamis, 22 April 2021 - 23:50:07 WIB


Wartariau.com BAGANSIAPIAPI - Setelah dirawat beberapa hari di RS Protomo Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau sejak Sabtu (17/4/2021) lalu, pria yang bakar diri di rumah mertuanya di Jalan Madrasah Bagansiapiapi Rohil, akhirnya meninggal dunia, Kamis (22/4/2021).


Jenazah JM (27) dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan pihak keluarga di TPU Islam Bagan Jawa Bagansiapiapi, Kamis (22/4/2021).


Seperti diberitakan, JM, seorang pria di Bangko, Rokan Hilir, Riau nekat membakar diri. Dugaan sementara, JM nekat karena hendak dituntut cerai oleh istrinya.


Aksi nekat JM dilakukan di rumah mertuanya. Saat itu JM tiba-tiba datang ke rumah mertuanya yang berada di Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Rohil, dengan membawa botol yang berisi bensin serta korek api. Didepan rumah mertuanya, JM memanggil-manggil nama istrinya dengan suara yang keras.


Setelah berkali-kali memanggil nama istrinya, akhirnya sang istri keluar rumah. Namun, belum sempat mengatakan satu kata pun, JM langsung menyiramkan minyak bensin ke tubuhnya, dan menyulut korek yang ia pegang.


Setelah api membakar seluruh tubuhnya, JM langsung berlari ke dalam rumah mertua, dan pergi ke tempat makan. Lantas semua orang yang ada di dalam langsung berlarian keluar rumah.


Selanjutnya JM berlari ke belakang rumah mertuanya, dan akhirnya terjatuh di dekat sumur. Istrinya langsung berteriak minta pertolongan, sambil menyiram air agar api di tubuh MJ padam. Kemudian warga masyarakat beserta yang ada didalam langsung membantu.



"Bhabinkamtibmas yang mendapat informasi itu langsung datang ke lokasi kejadian dan membawa korban ke rumah sakit," ujar Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi Ismanto, kepada GoRiau.com, Rabu (21/4/2021) malam.


Aksi nekat JM itu diduga dilakukannya karena sang istri yang hendak menggugat cerai JM. Diduga istrinya ingin menuntut cerai JM karena pada hari Rabu tanggal 14 April, JM memukul istrinya dengan alasan bahwa korban pernah meminta untuk berhubungan suami istri, tetapi ditolak karena sedang datang bulan (menstruasi).


Akibat perbuatan JM yang sering memukul, membuat sang istri tidak tahan dan pergi ke rumah orang tuanya, lalu ingin cerai dengan MJ. "Intinya sang istri tidak tahan lagi karena sering mendapatkan KDRT. Korban selamat tapi mengalami luka bakar sekitar 90 persen. Setelah kita koordinasikan dengan pihak keluarga persoalan ini tidak dilanjutkan ke proses hukum," tutupnya. ***



Berita Terkait :