Kongres HMI Ricuh
Kongres HMI Ricuh, 6 Mahasiswa Diamankan Polisi

Rabu, 24 Maret 2021 - 12:10:28 WIB


Wartariau.com SURABAYA -- Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Gedung Islamic Center Surabaya, Jawa Timur, ricuh, Selasa (23/3/2021) malam.


Dikutip dari Inews.id, enam orang mahasiswa peserta kongres diamankan aparat Polda Jatim, Rabu (24/3/2021) dini hari sebagai buntut kericuhan tersebut.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Avinta mengatakan, pengamanan enam orang tersebut dilakukan atas permintaan panitia. ''Untuk enam orang ini sekarang masih dalam pemeriksaan,'' kata Nico di lokasi sekitar kongres, Rabu (24/3/2021).


Nico menyebutkan, kericuhan tadi malam sudah bisa dikendalikan dan agenda Kongres kembali dilanjutkan. ''Sampai selepas subuh tadi, kegiatan kongres masih berjalan dengan agenda pembahasan pleno kedua menuju ketiga,'' ujarnya. 


Untuk mengantisipasi kericuhan serupa, pihaknya terus menyiagakan ratusan personel di sekitar lokasi kongres. Pengamanan tersebut juga dilakukan atas permintaan panitia dan pemerintah provinsi Jawa Timur (Jatim). 


''Kami melaksanakan pengamanan di dua titik. Pertama sidang kongres dan kedua rombongan 1.303 mahasiswa dari Makassar,'' katanya. 


Sejak tadi malam, ribuan mahasiswa yang merupakan penggembira tersebut dikawal petugas menuju tempat penampungan untuk menghindari keributan di arena Kongres. Beberapa di antaranya di mes milik Pemprov Jatim, kepolisian serta TNI. 


''Kami lakukan pendekatan. Kami bagi dengan bantuan Ibu Gubernur dan Bapak Pangdam serta Danlanud, sehingga (massa dari Makasar) bisa dibagi di mess-mess provinsi dan TNI. Alhamdulillah, rombongan 1.300 bisa mengerti dan mengamankan Surabaya,'' katanya.


Kongres Ricuh


Dikutip dari Kompas.com, Kongres XXXI HMI di Surabaya ricuh, Selasa (23/3/2021) malam. Peserta memorakporandakan kursi forum kongres di Gedung Islamic Center Surabaya, beberapa satu sisi pintu kaca gedung juga dilaporkan pecah.


Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Jawa Timur Yogi Pratama membenarkan kejadian tersebut.


''Ada beberapa peserta kongres yang emosi karena aspirasinya tidak diakomodasi peserta sidang,'' kata Yogi, dikonfirmasi Selasa malam.


Yogi mengatakan, peserta tersebut melempar kursi dari dalam forum ke pintu kaca sehingga pintu kaca pecah.


Kursi peserta juga berantakan karena forum tidak lagi dapat dikendalikan.


''Belum ada laporan peserta yang terluka akibat peristiwa tadi,'' terang dia.


Ketua Panitia Lokal Kongres HMI XXXI Syafiudin dikonfirmasi terpisah mengatakan, kericuhan terjadi di tengah rapat pleno ke-2. Meski terjadi kericuhan, rapat pleno tidak dihentikan.


''Hanya diskors sementara lalu akan dilanjutkan lagi,'' ujar dia.


Kongres HMI di Surabaya yang dimulai sejak 17 Maret 2021 lalu sedianya berakhir pada 22 Maret kemarin.


Namun, kata Yogi, kongres molor karena sejumlah agenda yang belum dibahas termasuk pemilihan ketua umum HMI untuk periode 2021-2023.


Pengelola gedung sempat memberi ultimatum agar acara kongres selesai hingga Senin (22/3/2021) pukul 21.00 WIB.


Namun, panitia meminta perpanjangan waktu sewa gedung.


Gedung Islamic Center di Jalan Raya Dukuh Kupang Surabaya adalah forum utama kongres.


Selain itu sidang kongres juga digelar di gedung Asrama Haji Sukolilo dan Gedung BPSDM Provinsi Jatim.


Menurut Kepala BPSDM Aries Agung Paewai, panitia mengajukan izin perpanjangan pemakaian ketiga gedung lokasi kongres hingga Rabu (24/3/2021).


''Izin diperpanjang sampai Rabu pukul 10.00 WIB,'' kata dia.


Sepanjang pelaksanaan kongres, polisi memblokade jalan raya Dukuh Kupang tepat di depan Gedung Islamic Center Surabaya karena untuk mengantisipasi masuknya massa kader HMI ke gedung utama kongres.


Forum utama kongres HMI sendiri hanya boleh diisi peserta perwakilan pengurus cabang dan pemilik suara sah dalam kongres.


Massa simpatisan termasuk wartawan dilarang masuk ke dalam arena kongres.***




Sumber: inews.id dan kompas.com



Berita Terkait :