Gubri Syamsuar Tidak Mendapat Vaksin,
Gubri Syamsuar Tidak Mendapat Vaksin, Sedangkan Wagubri Edy Natar Akan Diusulkan Sebagai Penerima Pe

Minggu, 10 Januari 2021 - 19:09:22 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Pemprov Riau melalui Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution menyebutkan dari 14 nama tokoh, hanya 10 orang yang masuk dalam daftar vaksinasi pertama. 14 nama tersebut dipilih dari organisasi, tokoh masyarakat, Ormas dan organisasi profersi lainnya, termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida).

Sedangkan proses vaksinasi ini akan dilakukan setelah orang pertama di Indonesia mendapatkan vaksin, yakni presiden Jokowi pada tanggal 13 Januari 2021 mendatang, dan diikuti beberapa tokoh di pusat. 

Untuk di Riau, Edy Natar menjelaskan, dari 14 nama ini, nantinya hanya akan ditetapkan 10 orang yang masuk dalam daftar vaksinasi pertama. Mereka masih akan dilakukan seleksi terlebih dahulu untuk memastikan apakah mereka benar-benar masuk dalam syarat dan ketentuan vaksinasi atau tidak.

"Nanti 14 orang ini akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, guna memastikan orang-orang ini kondisinya benar-benar sehat dan bisa untuk di vaksin," kata Edy Natar.

14 orang terpilih tersebut terdiri dari Wakil Gubernur Riau, Kapolda, Danrem, Danlanud, Danlanal, Persatuan Gereja, Plh Sekda, Kadiskes Riau, Direktur Rumah Sakit (RS) rujukan, Ketua Organisasi Profesi, IDI, dan beberapa tokoh masyarakat lainnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir menambahkan 14 nama ini, nanti akan diadakan asessment. Setelah hasil asessment nya sesuai maka baru dibolehkan vaksinasi dan diajukan ke pusat sebanyak 10 orang. 

"Memang dipilih 14 orang, supaya kalau hasil asessment, 10 orang yang dipilih ini ada yang tidak bisa di vaksin bisa digantikan dengan yang lain," terang dia.

"Disamping itu, sambungnya, untuk Wakil Gubernur Riau sendiri usianya udah 59 tahun, hampir 60 tahun. Nanti akan kita bicarakan dulu sama tim medis apakah Wagubri masih memungkinkan atau tidak, sementara Gubernur Riau tidak bisa lagi karena sebelumnya telah terkonfirmasi Covid-19," pungkasnya. []



Berita Terkait :