Sudjiwo Tedjo: Rakyat dan UU Jangan Jadi Mainan Pak
Pihak Istana Akui Ada Kekeliruan di Naskah UU Cipta Kerja

Rabu, 04 November 2020 - 13:14:45 WIB


-  Pihak istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyebut memang ada kekeliruan di naskah omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker). Padahal UU Ciptaker sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (2 November 2020) lalu.


Baca juga: Semua Setuju Pria Ini Cocok Jadi 'Kembaran' Raffi Ahmad, Kecuali Sosok yang Satu Ini


Pratikno menyebut kekeliruan dari UU yang diberi nomor 11 Tahun 2020 tersebut bersifat teknis administratif saja. Sehingga tak berdampak terhadap implementasi UU Cipta Kerja.


Langsung saja kabar itu ditanggapo Sudjiwo Tedjo melalui akun twitternya. "Jika berita ini benar, aku cuma mau bilang bahwa hidup memanglah siklus dari dunia bocah kembali ke dunia bocah. Dunia bermain. Makin tua makin butuh main2: moge, golf, perkutut, poco2 dll .. tapi rakyat dan UU jangan dijadikan mainan, Pak," cuit @sudjiwotedjo sambil menautkan berita berjudul 'Istana Akui Kekeliruan UU Ciptaker yang Diteken Jokowi'.


Baca juga: Kasus 'IDI Kacung WHO' Jaksa Tuntut Jerinx SID 3 Tahun Penjara


Langsung saja netizen berikan tanggapan. @ir_ianto: "Mungkin pembantu di istana dan anggota DPR tidak ada yang tau isi UU tsb Mbah. Percuma mereka sekolah. Bahasa Indonesia nya dipertanyakan?"


@iqbalrizaldi91: "#mahabenarsegalakebijakan Protes tar ditangkap lho."


@fitriady_w: "Mereka bingung mana kerja mana main mbah udh trll sering main-main sampai lupa kerja, giliran kerja lupa caranya gimana."


@WidjajaNoer3: "Ini asli jd bikin penasaran dan deg2an ingin cepet lihat hasilnya kedepan, mbah."


@bbbbaall: "Gak mungkin main-main lah mbah, di situ kan ada prof mahfud."


@SangTiga: "Sekalipun struktur dan narasi draft UU itu benar, menanda tanganinya tendesius mewariskan kesalahan. Dan, bencana moral kenegaraan."



Berita Terkait :