Advertorial Pemko Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Pimpin HUT ke-75 RI dan Terapkan Protokol Kesehatan

Senin, 17 Agustus 2020 - 19:12:52 WIB


Wartariau.com Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia, Senin (17/8/2020) pagi.


Dengan menerapkan protokol kesehatan, upacara HUT RI yang dipusatkan di perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya ini, dipimpin secara langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus.


Dalam upacara tersebut, pemerintah kota membatasi peserta upacara. Selain itu, peserta upacara juga diwajibkan memakai masker.


"Jadi kita sudah berupaya agar saat pengibaran bendera, yang datang seminimal mungkin," ucap walikota usia memimpin upacara.


Disampaikan walikota, rangkaian kegiatan HUT RI ke-75 di tengah pendemi Covid-19 juga dibatasi dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.


"Ini yang disebut dengan adaptasi kebiasaan baru. Semua berubah karena Covid-19," ujarnya.


Masyarakat harus membiasakan dengan kondisi ini. Ia menyebut acara pada Perigatan 17 Agustus bisanya begitu semarak. "Tetapi karena pandemi Covid-19, kita harus berubah mengikuti protokol kesehatan," tutupnya.


Usai upacara, walikota bersama Wakil Walikota Ayat Cahyadi, Forkopimda dan pimpinan OPD mengikuti peringatan detik-detik proklamasi secara virtual di aula lantai 6 perkantoran terpadu walikota.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2020). Upacara digelar dengan singkat di lapangan Gedung Utama Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru di Tenayan Raya.

Upacara kali ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena tidak ada amanat upacara lantaran masih dalam Pandemi Corona atau Covid-19.

Para peserta upacara terdiri dari personel TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), para camat, dan lurah. Usai upacara penaikan bendera, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT dan rombongan langsung ke lantai 6 gedung perkantoran.

Di ruangan itu, Walikota beserta rombongan mengikuti upacara secara daring dengan Presiden Joko Widodo. "Inilah yang dinamakan adaptasi kebiasaan baru. Semua berubah karena pandemi corona," kata Walikota.

Kata dia, upacara setiap 17 Agustus semarak sekali kali ini berbeda. Karena pandemi corona, semua harus mengikuti protokol kesehatan.

"Maka peserta upacara diatur untuk memenuhi standar protokol kesehatan. Walaupun peserta upacara lebih banyak daripada di kantor gubernur Riau. Kami telah mengusahakan seminimal mungkin," jelasnya. Adv/ Humas pemko pekanbaru



Berita Terkait :