Beraksi di Jalan Lintas Bangkinang - Pekanbaru,
Empat dari Enam Pelaku Perampokan Berhasil Ditangkap

Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:35:09 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Direktorat Reskrim Umum (Ditkrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah berhasil menangkap komplotan pencurian dan kekerasan yang beraksi di jalan lintas Bangkinang - Pekanbaru. 

Ada empat orang dari enam pelaku yang sudah ditahan. Dua orang lagi masih dalam pengejaran pihak kepolisian. 

Direskrimum Polda Riau Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan para pelaku pencurian terbilang sadis, pelaku melumpuhkan korban dengan senjata api rakitan.

"Korban kali ini merupakan karyawan di salah satu perusahaan barang sembako. Ia baru saja mengambil tagihan di daerah Kampar," terang Zain, Selasa (11/8).

"Korban ketika itu mengendarai mobil jenis Avanza hendak pulang ke Pekanbaru membawa sejumlah uang hasil tagihan dari beberapa toko. Setiba di Jalan Raya Danau Bingkuang-Pekanbaru Kecamatan Tambang, Kampar, satu unit mobil jenis pick up menghalangi laju kendaraan korban," penjelasannya. 

"Setelah laju kendaraan berkurang karena dihalangi mobil pick up itu. Datang lagi pelaku dari samping pakai roda dua yang berboncengan, pelaku langsung menembak korban," kata Zain.

"Korban mengalami luka dibagian rahang sebelah kanan. Korban pun menyadari bahwa dirinya terluka dan menepikan kendaraannya. Pelaku langsung masuk kedalam mobil korban, merampas tas korban yang berisikan uang tunai," jelasnya.

"Korban bersama mobilnya digiring ke area perkebunan karet di Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang. Disana, korban diikat dengan kondisi mulut dilakban, lalu ditinggalkan. Sementara mobil korban dibawa ke lokasi yang berbeda untuk menghilangkan jejak lalu dibakar. "Mobil korban dibakar di perkebunan sawit Desa Petapahan untuk menghilangkan jejak," terangnya.

Disebutkan Zain, empat pelaku yang ditangkap yakni FM alias Faksi yang ditangkap di Way Kanan Lampung, ia berperan sebagai pelaku utama dan juga menembak korban.

EH alias Kehen ditangkap di Kecamatan Tapung yang berperan melakukan survei dan menyediakan sepeda motor dan juga sopir pick up.

Kemudian WL alias Walet ditangkap di Kecamatan Tapung yang ikut berperan membakar mobil. 

Dan WY alias Minak ditangkap di Kecamatan Rumbio yang menyediakan tempat untuk membagi hasil kejahatannya.

"Dan yang masih dalam pengejaran yakni RF alias Fian dan PW alias Pur. Masing-masing mereka mendapat bagian sebesar 16 juta," tukasnya.

NEWS24.CO.ID


Berita Terkait :