Tak Hanya Adian Napitupulu
Said Didu Juga Blak-Blakan Soal Jalur Titip Jabatan di BUMN

Jumat, 24 Juli 2020 - 10:40:38 WIB


Wartariau.com - Setelah Adian Napitupulu yang menuding adanya jalur titip jabatan di tubuh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kini giliran Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang melakukan hal serupa.


Dia menceritakan kisah yang sama ketika pernah bekerja di perusahaan berplat merah tersebut.


Pernyataannya itu disampaikannya melalui akun media sosial Twitter @msaid_didu, Jumat, 24 Juli 2020.


Menurutnya, kenyataan itu terjadi saat dirinya diangkat menjadi Ketua Tim Seleksi Direksi dan Komisaris BUMN.


Tak tanggung-tanggung, dia menuding sekitar 970 surat lamaran semuanya adalah titipan orang-orang berpengaruh. Sayang dia tak menyebutkan dengan rinci siapa saja orang titipan tersebut.


Setelah menerima surat lamaran kerja, dia mengaku hanya menyeleksi 50 orang titipan yang dianggap memiliki kompetensi untuk diangkat sebagai pimpinan direksi hingga komisaris.


" Thn 2005, sebagai Ketua Tim Seleksi Direksi dan Komisaris BUMN, di meja saya sdh ada sktr 970 CV titipan, saya seleksi hanya sktr 50 yg boleh ikut test krn memiliki kompetensi - sisanya saya buang ke tong sampah.  Saya berani krn Pimpinan saat itu komit menjaga BUMN," terangnya.


Untuk diketahui, Politisi PDIP Adian Napitupulu menuding pengisian jabatan direksi dan komisaris di seluruh BUMN ditunjuk melalui jalur titipan.


Dia menuduh jumlahnya mencapai 7.200 orang. Alasannya karena selama ini perusahaan BUMN tak pernah membuka lowongan atau lelang jabatan untuk posisi direksi dan komisaris.


Dinukil dari cnnindonesia.com, orang titipan itu berlatar belakang dari partai politik, kementerian atau lembaga negara, relawan pendukung Jokowi hingga TNI/Polri.




Berita Terkait :