Polri Akui Brigjen Prasetijo Keluarkan 'Surat Sakti'
Polri Akui Brigjen Prasetijo Keluarkan 'Surat Sakti' untuk Djoko Tjandra

Rabu, 15 Juli 2020 - 14:31:05 WIB


Wartariau.com Polri angkat bicara terkait ‘surat sakti’ untuk buronan Djoko Tjandra yang dikeluarkan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo.


Lewat surat tersebut, Djoko dapat mulur kabur ke luar negeri. Dalam surat tersebut, Djoko dijadwalkan berangkat 19 Juni 2020.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, surat jalan tersebut dikeluarkan atas inisiatif Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri yang kini dijabat oleh Brigjen Prasetijo Utomo.


Ia memastikan, surat tersebut tidak diketahui Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kapolri Jenderal Idham Azis.


“Jadi dalam pemberian dan pembuatan surat Kepala Biro inisiatif sendiri dan tidak izin sama pimpinan. Jadi membuat sendiri dan dalam proses pemeriksaan di Propam,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/7).


Kadiv Humas Masbes POLRI, Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Dok. Poldi


Argo menuturkan, Divisi Propam Polri tengah memeriksa Brigjen Pol Prasetijo Utomo. Status untuk Brigjen Pol Prasetijo akan ditentukan sore ini.


“Hari ini sedang diperiksa sore, kalau terbukti akan dicopot dari jabatannya. Sedang jalan pemeriksaan, sore selesai, dan akan dicopot kalau terbukti. Ini pembelajaran,” ujar Argo.


Surat Sakti untuk Djoko Tjandra


Sebelumnya, Surat tersebut tertuang dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020. Surat tersebut diteken Brigjen Prasetijo Utomo. Dalam surat tersebut Djoko diagendakan berangkat pada 19 Juni dan pulang 22 Juni 2020. Namun, hingga saat ini Djoko tak diketahui keberadaannya.


Surat jalan yang diduga diberikan kepada Djoko Tjandra. Foto: Dok. Istimewa


***



Berita Terkait :