Heboh! Seorang Pria Mendadak Pingsan di Jalan, Tim Medis Kecamatan Tualang Hanya Kirim Seorang Petug
Heboh! Seorang Pria Mendadak Pingsan di Jalan, Tim Medis Kecamatan Tualang Hanya Kirim Seorang Petug

Selasa, 21 April 2020 - 22:56:46 WIB


Wartariau.com  - Seorang pria tidak dikenal, mendadak pingsan di Jalan Pelajar gang pelajar 1 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang. Hal itu sontak menghebohkan warga yang mengira warga tanpa identitas itu terapapar Corona.


Dari pantauan Riau1.com dilokasi kejadian, Selasa 21 April 2020. terlihat warga berkerumun menyaksikan langsung kejadian tersebut tanpa ada yang berani mendekati pria itu.


Akan tetapi, berselang beberapa menit kejadian, tampak seorang wanita dengan mengenakan sarung tangan karet dan masker mendekati pria yang pingsan tersebut dan memberikan air minum kepada pria yang diduga kelelahan.


Wanita itu bernama Monalisa salah satu Perawat UGD di Puskesmas Tualang yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi pingsannya pria tak dikenal itu. Naluri seorang medisnya tampak terlihat kala ia tidak memperdulikan bahaya ditengah mewabahnya Corona Virus.


"Iya pak, saya perawat di Puskesmas Tualang. Kita kasi minum dulu ya pak. Ibu-ibu dan bapak-bapak tolong jangan ada yang mendekat dulu ya," ucapnya sembari memberikan air minum kepada pria yang terkapar di atas jalan Pelajar itu.


Setelah sadar karena dikasih air minum, warga tanpa identitas itu mengeluhkan sakit dibagian perut dan sesekali merintih kesakitan.


Selang sejam, Mobil ambulan dari Puskesmas Perawang tiba, akan tetapi hanya seorang pengemudi Ambulan yang berpakaian lengkap dengan APD yang tiba dan mengevakuasi warga yang diduga Kelaparan itu.


Melihat hanya seorang tim medis yang tiba, Kanit Provos Polsek Tualang Aipda Andi Lala yang tiba dilokasi kejadian langsung mengambil sikap dengan APD lengkap dibantu Monalisa mengangkat pria tidak dikenal itu ke ambulan dan segera membawa ke Puskesmas Perawang.


Usai menolong pria tidak dikenal, Monalisa yang merupakan salah satu Perawat di Puskesmas Tualang itu kepada awak media mengaku terpanggil untuk menolong warga yang pingsan diduga Kelaparan sehingga menyebabkan ia pingsan.


"Tadi itu ada warga kasih tahu ke saya, langsung terpanggil sebagai naluri seorang medis, beruntung ada masker dan sarung tangan yang Sefty" jelas Monalisa.


Dijelaskan dirinya, bahwa warga yang pingsan itu berjalan dari gang ini, hendak keluar menuju jalan utama gang pelajar.


"Kuat dugaan dia kelelahan, karena berhari-hari tidak makan, namun diduga warga yang pingsan itu ada gejala Covid-19, saya rasa tidak lah, nanti lebih jelasnya biar pihak puskesmas aja menjelaskan bang," pungkasnya.


Sementara itu, kepala Puskesmas Perawang Drg Nedra mengaku masih memeriksa warga tersebut. "Iya warga tersebut masih kami periksa, cuman bukan gejala Covid-19, Ia menderita sakit maag, sebab dua hari sudah berjalan kaki, informasi dia dari Rantau Prapat Sumatera Utara," pungkasnya.


Ditanya kenapa hanya mengirim seorang tenaga medis untuk evakuasi korban, dr Nedra mengatakan evakuasi bisa dibantu masyarakat. "Iya, disitukan ada warga, warga gak ada yang berani angkatin korban ya?" jawabnya.


Sementara itu, saat ditanya kemana petugas Medis penanganan Covid 19 lainnya, ia mengatakan sedang standby di Puskesmas. "Petugas ada, standbya di puskesmas," singkatnya.



Berita Terkait :