Kapolda Sumut Langsung Turun Tangan
Oknum Polisi Viral Diduga Ludahi Pengemudi, Kapolda Sumut Langsung Turun Tangan

Minggu, 12 April 2020 - 14:05:52 WIB


Wartariau.com MEDAN - Video memperlihatkan tindakan seorang polisi lalu lintas meludahi pengemudi mobil di Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial, Sabtu (11/4/2020).


Video itu menampilkan seorang polisi menghentikan satu mobil Toyota Yaris warna putih.


Oknum polisi itu terlihat berdialog dengan pengemudi. Namun, tiba-tiba ia meludahi pengemudi mobil tersebut.


Pengemudi mobil itu pun ke luar dari mobilnya dan terjadi aksi dorong.


Awalnya, video ini direkam dari lokasi yang jauh oleh seseorang yang mengaku juga dihentikan oleh polisi tersebut.


Namun, saat pengemudi mobil itu ke luar, perekam datang mendekat.


Aksi polisi tersebut menuai banyak komentar. Warga kesal bahkan marah melihat aksi polisi tersebut.


Jajaran Polda Sumatera Utara segera menindak polisi yang viral tersebut. Kapolda Sumut langsung turun tangan, ia memerintahkan Kapolrestabes Medan untuk mengecek kebenaran kabar tersebut. 


Dari hasil penyelidikan, oknum polisi tersebut bernama Bripka RS personel Unit Lantas Polsek Medan Timur. RS sudah diperiksa oleh Unit Paminal Polrestabes Medan. 


"Yang bersangkutan saat ini sedang diperiksa unit Paminal Polrestabes Medan guna dihadapkan kepada Wakapolrestabes Medan dan akan dilakukan pendalaman dari video tersebut," kata Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (11/4/2020).


Pemeriksaan dilakukan untuk mencari kebenaran, apakah RS melakukan tindakan seperti yang viral di media sosial atau tidak, yakni meludahi dan melakukan pungli terhadap pengemudi tersebut. 


"Apabila benar sesuai berita yang beredar maka oknum yang bersangkutan akan di proses sidang disiplin serta penindakan oleh Sie Propam Polrestabes Medan," ucap Tatan di kumparan.com.


Tatan juga mengucapkan terima kasih, atas informasi yang diberikan masyarakat. Ia juga minta maaf atas perilaku oknum anggota yang berlaku arogan tersebut.


"Bapak Kapolda Sumut dalam hal ini tegas memberikan sangsi dan akan menindak tegas terhadap perilaku-perilaku anggota yang menyimpang atau meresahkan masyarakat," tutup Tatan.(*)



Berita Terkait :