Provinsi Riau Pesisir
Ketua DPRD Dukung Provinsi Riau Pesisir

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 10:50:36 WIB


Wartariau.com PEKANBARU
- Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet mendukung bila dimunculkan isu
pemekaran Provinsi Riau Pesisir yang sempat muncul pada pemerintahan
mantan Gubernur Riau Annas Maamun

Menurut Indra Gunawan, pantas ada Provinsi Riau Pesisir.

"Saya
akan dukung bila ada rencana perjuangan untuk pemekaran Provinsi Riau
Pesisir itu, apalagi misalnya moratorium pemekaran yang sebelumnya sudah
dicabut," ujar Indra Gunawan Eet, Jumat (18/10/2019).

Indra
Gunawan mengatakan, sebagai anak jati pesisir, tidak mungkin bila
nantinya Provinsi Riau Pesisir terbentuk bisa jalan sendiri, karena
potensi di Riau Pesisir juga cukup menjanjikan.

"Daerah
dengan penghasilan terbesar itu ada di Riau Pesisir, potensi daerahnya
luar biasa, jadi tidak mungkin nanti tidak punya anggaran," ujar Eet di
tribun.

Eet
juga menyampaikan, tentunya jika ada usulan juga mesti masuk dalam
program legislasi nasional, namun sampai saat ini belum jelas apakah
sudah masuk.

"Silahkan
diperjuangkan, saya akan beri dukungan bila memang sudah layak, karena
SDM juga kita di Pesisir cukup, tidak ada masalah," jelasnya.

Sementara
itu, Ketua Umum Forum Pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang sebelumnya
sudah pernah terbentuk, Asri Auzar mengaku pihaknya masih solid untuk
memperjuangkan pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang sempat diwacanakan
oleh mantan Gubernur Riau Annas Maamun.

Kata Asri, selagi ada kesempatan pihaknya akan memaksimalkan kesempatan tersebut.

Sebab, pemekaran provinsi ini bisa berdampak pada percepatan pembangunan dan administrasi.

"Ini
kan demi kemajuan daerah juga, apa salahnya? Selagi tak melanggar
undang-undang ya kita tetap berjuang," ujar Asri Auzar kepada
Tribunpekanbaru, Jumat (18/10/2019).

Namun, kondisi saat ini pemerintah pusat belum memberikan kesempatan.

Pasalnya, hingga hari ini Pemerintah Pusat melalui Kemendagri belum mencabut moratorium pemekaran daerah.

"Kalau sudah dibuka kita pasti jalan lagi, mungkin di zaman anak dan cucu-cucu saya nanti," jelasnya.

Adapun
alasan pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini dijelaskan Asri,
disebabkan oleh wilayah Provinsi Riau yang sangat luas, sehingga dengan
adanya pemekaran maka adminstrasi dan pembangunan bisa lebih merata.

"Kalau kita buat wilayah baru, hasil daerah bisa berbagi. Makanya kalau dimekarkan, akan lebih cepat pembangunan," ujarnya.

Asri optimis, dengan dibentuknya wilayah baru akan berdampak positif terhadap masyarakat.

Asri mencontohkan pemekaran beberapa kabupaten dari kabupaten induk Bengkalis.

"Rohil,
Siak, Kepulauan Meranti dan Dumai itu dulu masuk kabupaten Bengkalis.
Bayangkan hanya puluhan miliar dana untuk pembangunan di Rohil. Tapi
lihat sekarang, masing-masing kabupaten bisa berdiri sendiri. APBD jadi
lebih terbagi rata," tegasnya.

Sebelumnya, pembentukan Riau Pesisir sudah diwacanakan beberapa tahun yang lalu oleh Gubernur Riau pada tahun 2012.

Bahkan, Provinsi Riau Pesisir menjadi janji Annas Maamun selama kampanye di Pilgubri 2013.

Adapun
kabupaten yang masuk dalam Provinsi Riau Pesisir itu diantaranya Rokan
Hilir, Siak, Bengkalis, Meranti dan Kota Dumai. (*)


Berita Terkait :