Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka
Waspada, Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka 80 Cm

Jumat, 07 Desember 2018 - 23:46:39 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Setelah membuka lima pintu pelimpahan setinggi 50 centimeter pagi tadi, Manajemen PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau akan menambah tinggi pintu pelimpaham waduk setinggi 80 Cm.

Penambahan tinggi pintu pelimpahan ini akan mengancam masyarakat Kampar, Riau yang tinggal di hilir PLTA Koto Kampar.

"Sampai siang ini mengalami kenaikan. Elevasi waduk PLTA Koto Panjang pukul 12.00 terbaca 84.55 mDPL dengan inflow 1680 m3/detik, Outflow turbin 349 m3/detik (3 unit x 38 MW) dan Outflow pintu pelimpah (spillway gate) 403 m3/detik," kata Manajer Unit Layanan PLTA Koto Panjang Muhammad Rusdi, Jumat (7/12/2018) siang.

Karena itulah, pihak Manajemen PLTA Koto Panjang memutuskan untuk kembali menambah tinggi buka pintu pelimpah (spillway gate) setinggi 80 Cm di lima pintu pelimpahan.

"Dengan ditambahnya bukaan pintu dan tinggi buka dan pintu pelimpah, maka outflow pintu pelimpah (spillway gate) sebesar 559 m3/detik dan ditambah outflow turbin sebesar 349 m3/detik (total outflow 908 m3/detik) akan berdampak naiknya tinggi muka air sungai Kampar antara 40-60 cm dari saat sekarang," paparnya.

Karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang beraktifitas dan bertempat tinggal di sepanjang aliran sungai Kampar untuk lebih berhati-hati dengan naiknya dan derasnya aliran sungai.

Diberitakan sebelumnya, Manajemen PLTA Koto Panjang pagi tadi pukul 08.00 WIB telah melakukan penambahan buka dan penambahan tinggi buka pintu pelimpah menjadi 5 pintu x 50 Cm. Sore ini pengelola akan menambah tinggi pintu menjadi 80 Cm.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengaku pihaknya telah mendapat laporan adanya menambahan pintu pelimpahan waduk tersebut.

"Iya kita sudah dapat informasi itu. Penambahan tinggi pintu ini karena tingginya curah hujan di hulu PLTA Koto Kampar (Sumbar). Sehingga air waduk terus mengalami peningkatan," katanya.

Atas kondisi itu, pihaknya sudah menginstruksikan BPBD Kampar untuk siaga jika sewaktu-waktu air sungai Kampar meluap ke pemukiman masyarakat.

"Kita imbuan awas dan waspada, serta jangan beraktivitas dulu di sungai Kampar. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan," tukasnya. [cakaplah]


Berita Terkait :