Sudah 10 Kabupaten/Kota
Sudah 10 Kabupaten/Kota di Riau Terima Sertifikat Eliminasi Malaria, Ini 2 yang Belum

Senin, 30 April 2018 - 17:58:09 WIB



Wartariau.com PEKANBARU - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengklaim 10 kabupaten/kota di wilayah setempat kini sudah mengeliminasi atau terbebas dari penyakit Malaria.

"Alhamdulillah 10 kabupaten/kota kita telah berhasil mencapai eliminasi Malaria. Kita berharap  dua lagi dalam proses," kata Kadis Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir usai menerima Tongkat Estafet Malaria dari Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono, atas keberhasilan Riau mencapai eliminasi Malaria di Pekanbaru, Senin.

Mimi Yuliani Nazir menjelaskan dua kabupaten yang kini masih belum eliminasi Malaria yakni Indragiri Hulu dan Pelalawan. Untuk itu pihaknya menargetkan seluruh wilayah Riau bebas penyakit yang disebarkan oleh nyamuk tersebut.

"Kami menargetkan dua kabupaten lagi yaitu Indragiri Hulu dan Pelalawan secepatnya menuju eliminasi karena secara nasional 2030 Indonesia  eliminasi Malaria," tegas Mimi.

Namun demikian sambung Mimi Riau boleh berbangga karena tahun 2018 ini Dinas Kesehatan Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi secara Nasional dimana tiga  kabupaten menerima sertifikat eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan Nila Muluk Minggu (28/4) di Jakarta.

"Tentunya kami mengucapkan selamat dan terimakasih kepada teman-teman kabupaten/kota atas keberhasilan ini dan upaya dan kerja keras kita semua membebaskan Riau dari penyakit Malaria, " ujarnya.

Menurut Mimi pada kesempatan ini Menteri Kesehatan Nila Muluk juga menyerahkan sertifikat eliminasi Malaria untuk tiga bupati di tiga kabupaten di Riau yaitu Kabupaten Indragiri Hilir, Rokan Hilir dan Kampar yang diterima oleh masing-masing Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten tersebut.

"Dengan demikian ditambah tujuh  kabupaten yang sudah mencapai eliminasi Malaria pada tahun sebelumnya yaitu, Pekanbaru, Dumai, Rohul, Kuansing, Siak, Meranti, Bengkalis berarti totalnya ada 10 hingga kini, " tutur Mimi.

Menurut Kadiskes sertifikat ini diterima oleh kabupaten/kota setelah dilakukan assesment atau penilaian oleh tim yg terdiri dari Kementerian Kesehatan , WHO (World Health Organization) dan beberapa orang konsultan kesehatan ke lokasi di kabupaten tersebut.

"Dengan ketentuan tidak terdapat kasus malaria penularan setempat selama tiga tahun terakhir dan indikator lainnya Annual Parasite Incidence (API) < 1 , maksudnya adalah jumlah penderita malaria dengan konfirmasi laboratorium positif pada populasi wilayah tertentu / 1.000 penduduk kurang dari satu orang," terang dia.

Ditambahkan dia penghargaan ini diserahkan pada acara Peringatan Pekan Imunisasi Nasional dan Hari Malaria Sedunia di Pandeglang, Banten yang dihadiri juga oleh Menteri Kesehatan RI dan sejumlah Pejabat Eselon dilingkungan Kementerian Kesehatan RI dan peserta yang berasal dari 34 provinsi.[ANTARA]



Berita Terkait :