Manajemen Temui Eks Karyawan Riau Air Belum Bisa Penuhi Tuntutan Hadi cs
Rabu, 04 Januari 2012 - 01:36:06 WIB PEKANBARU- Hasil pertemuan antara manajemen PT Riau Air Lines (RAL) dengan perwakilan eks karyawan di ruang rapat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Selasa (3/1) tak memuaskan eks karyawan. Mereka kecewa, karena manajemen justru menegaskan ketidakmampuan membayar seluruh hak normatif mereka.
Kadis Naker dan Trans Riau, Raja Lukman Mat usai menfasilitas pertemuan kedua pihak mengungkapkan, bahwa pihak manajemen hanya mampu membayar sekitar Rp 4,3 miliar dari total kewajiban Rp 8.123 miliar, sebagaimana diputuskan Pengadilan Negeri Pekanbaru 17 Oktober 2011.
"Kami (Disnakertrans Riau) hanya menyediakan tempat pertemuan, karena mereka datang ke mari. Jadi peran kami hanya menjembatani kedua belah pihak, tetapi agaknya tidak ada kesepakatan," katanya.
Dikatakan, sejak Jumat lalu, manajemen mulai menyalurkan dana yang disebut sagu hati kepada eks karyawan. Sampai saat ini sekitar 70 eks karyawan telah mengambil dana tersebut, namun sebagian lainnya tidak menerima, karena nilainya jauh dari yang semestinya mereka terima.
Sementara itu salah seorang perwakilan eks karyawan Abdul Hadi mengungkapkan kekecewaan terhadap sikap manajemen yang menganggap setelah uang sagu hati diterima eks karyawan, maka semua selesai.
"Kami tidak mau seperti itu. Kalau memang sekarang manajemen baru bisa membayar separo, ya tidak apa, tetapi akui ada hutang yang entah kapan baru bisa dibayar," sesalnya.
Hadi dan eks karyawan yang tidak bisa menerima kebijakan manajemen memilih menunggu proses hukum lanjutan dari keputusan PN Pekanbaru. Batas waktunya 8 Januari. Kalau Riau Air tidak juga melakukan keputusan tersebut, maka akan dilakukan sita asset. (riauterkini.com)