Desak Ketua Yayasan Lengser, Mahasiswa STIES Bengkalis Mogok dan Yasinan
Selasa, 01 November 2011 - 01:41:41 WIB BENGKALIS- Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis, Senin (31/10) menggelar Yasinan bersama di halaman depan kampusnya, Jalan Ahmad Yani.
Aksi yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa STIE Syariah dan alumni perguruan tinggi tersebut ditengarai karena bentuk protes dan tuntutan mereka agar Ketua STIE Syariah, Nurul Amin, mundur dari jabatannya.
Tuntutan para mahasiswa dan alumni kampus tersebut, antara lain agar Ketua STIE Syariah Nurul Amin, bersama jajaran petinggi untuk turun, membekukan dewan senat STIE Syariah Bengkalis, dan meminta kepada Yayasan Bangun Insani (YBI) Bengkalis untuk melakukan langkah normalisasi berupa pengambilan kekuasaan untuk melakukan pemilihan ketua baru secara transparan dan akuntabel.
"Ya hari ini kita gelar aksi baca Surah Yassin sebagai bentuk protes dan aksi damai kepada Ketua STIE Syari’ah yang kami nilai selama ini deskriminasi dan kebijakan yang merugikan mahasiswa ataupun alumni," ujar Ketua BEM STEI Syariah Hanafi.
"Kami juga akan kembali melakukan mogok belajar dan aksi damai jika tuntutan tidak dipenuhi," katanya.
Selama kepemimpinan Nurul Amin, para mahasiswa tersebut, juga menuding kebijakan-kebijakan program pendidikan di STIE Syariah tidak lagi berorientasi dengan tujuan perguruan tinggi dan sistim pendidikan nasional. Selain itu susunan mata kuliah serta jumlah pertemuan dalam satu semester tidak sesuai dengan ketentuan.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga memprotes adanya upaya pihak kampus terkait pembunuhan karakter mahasiswa, mulai dari intimidasi, kegiatan mahasiswa yang tidak mencerminkan sisi edukasi, dan adanya intervensi dalam bentuk pemaksaan oleh pimpinan STIE terhadap sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa.
Terpisah, menanggapi adanya aksi para mahasiswa menuntut pimpinan kampus Nurul Amin, mengundurkan diri. Ketua Yayasan Bangun Insani, DR H Sulaiman Zakaria, mengaku sudah menggelar pertemuan dengan pimpinan STIE Syariah Bengkalis.
Ditegaskan mantan Sekda Bengkalis ini, pihak yayasan tidak serta merta mengabulkan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa. Pihaknya akan mempelajari dan menyelidiki persoalan yang terjadi di kampus tersebut.
"Kita punya statuta sendiri. Setiap mahasiswa yang masuk dan kuliah di STIE Syariah harus tunduk dengan statuta itu. Dan perlu kita sampaikan, bahwa yayasan tidak serta merta memberhentikan atau membekukan senat hanya karena aksi ini," kata Sulaiman. (riauterkini.com)