Temui Sekjen Depdagri Syamsurizal Janji Segera Evaluasi Mutasi Camat dan Lurah di Pekanbaru
Sabtu, 24 September 2011 - 08:41:52 WIB JAKARTA - Pejabat Walikot Pekanbar, Syamsurizal terlihat lega batal dikenakan sanksi, apalagi dicopot dari jabatannya. Namun, Syamsurizal tetap terlihat gemetar dan pandangannya matanya nanar ketika pers mencecarnya dengan berbagai pertanyaan terhadap mutasi yang telah dilakukan.
Syamsurizal pun tak bisa menjawab ketika dirinya ditanyakan apakah tidak mengerti aturan bahwa putusan MK tidak bisa dijadikan bahan rujukan untuk melakukan evaluasi.
Karena tak bisa menjawab, Kepuspen Kemendagri pun meminta pers akan tidak menanyakan hal itu karena telah ada kesepakatan untuk mencari solusi, bukan memperuncing masalah. Donny-panggilan akrab Kapuspen, meminta para camat, lurah dan sekcam menerima hasil mutasi, termasuk langkah pemetaan yang akan dilakukan Walikota terutama mereka yang nonjob dan demosi.
Syamsurizal sendiri berjanji akan mengembalikan jabatan para camat, lurah dan sekcam yang kena demosi ke eselon semula, dan bagi mereka yang kena nonjob akan dicarikan jabatan baru.
"Semuanya akan kita beri jabatan baru sesusi eselonnya, kita berharap di Pekanbaru ada. Kalau tidak ada akan ditempatkan di provinsi, tapi kita tidak ingin mereka sampai ditempatkan di kabupaten/kota lain," kata Syamsurizal.
Evaluasi itu, akan dilakukan segera begitu ia pulang ke Pekanbaru. Selama ini, katanya, jalan pemerintahan Kota Pekanbaru tetap tidak terganggu meskipun ia dan Sekko HM Wardan bolak-balik ke Jakarta mengurus masalah mutasi dan menghadiri sidang di MK.
Penjabat Walikota Pekanbaru Syamsurizal mendatangi Kemendagri sekitar pukul 10.00 WIB ditemani Sekdaporv Riau Wan Syamsiryus, Sekko Batam HM Wardan, Kepala BKD Provinsi Riau. Namun, ia baru diterima oleh Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni pukul 13.30 WIB, dan satu jam setengah kemudian ia keluar dari ruangannya Sekjen.
Usai pertemuan Sekdaprov Riau langsung ngacir meninggalkan Kemendagri, sedangkan Syamsurizal ditemani Sekko dipaksa Kapuspen untuk memberikan keterangan kepada pers karena persoalan mutasi 134 pejabat di Pemko Pekanbaru telah menjadi masalah nasional.
Sehari sebelum pertemuan ini, Sekko Pekanbaru telah mendatangi Kemendagri meminta waktu untuk bertemu Sekjen Kemendagri terkait mutasi tersebut. HM Wardan diterima Kapuspen Kemendagri Raydonnyzar Moenek selama 30 menit ada Kamis (22/9) di ruangan Kapuspen. (riauterkini.com)