PT Tesso Indah di Inhil Oknum Wartawan dan Aparat Dituding Terima Upeti
Sabtu, 17 September 2011 - 11:39:47 WIB INHU - Oknum wartawan dan aparat ditenggarai menerima upeti guna mengamankan aktivitas pembuatan kebun PT Tesso Indah (TI) yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kecamatan Rengat Barat dan Lirik.
Indikasi ini diungkapkan salah seorang warga yang merasa dirugikan oleh aktivitas PT TI, Ropik Udin dihadapan sejumlah wartawan dan anggota dewan di DPRD Inhu.
"Semua wartawan dan polisi sudah dikasih uang oleh Teso, ini dikatakan oleh Asisten PT Teso Indah atas nama Irwan kepada saya. Saya tidak tau ini maksudnya apa," ucap Ropik Udin sembari meminta agar namanya dipublikasikan.
Pernyataan yang cukup mengejutkan itu sontak membuat wartawan gerah. Tudingan pihak perusahaan sebagaimana diungkapkan warga itu dinilai sebagai bentuk pelecehan dan pencemaran nama baik profesi.
Wakil ketua bidang organisasi PWI Perwakilan Inhu, Kusnaidi Syaputra S.sos secara tegas mengecam pernyataan itu dan berencana akan melakukan klarifikasi langsung kepada pihak perusahaan.
"Kita sangat sesalkan pernyataan yang tidak mengandung kebenaran itu. Ini pencemaran nama baik profesi dan harus disikapi. Kita akan pertanyakan langsung kepada pihak perusahaan," tegasnya.
Disampaikan Kusnaidi, pihaknya akan membawa persoalan itu dalam rapat organisasi. "Kita akan bahas ini untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil," sebutnya.
Terpisah Menejer PT TI, Ir Darul Amni ketika dihubungi wartawan mengatakan kalau dirinya sudah mendapatkan informasi itu. "Itu isu menyesatkan. Saya tegaskan, apa yang disampaikan Ropik Udin tidak benar. Segala informasi tentang PT TI keluarnya dari saya sebagai menejer dan Humas H Zulkifli Gani," ucap Darul.
Dikatakan, jika asistennya Irwan terbukti dan benar mengatakan kepada warga sebagaimana yang diungkapkan Ropik Udin, maka pihaknya akan memberi sanksi tegas. "Kebenaranya masih saya cek, namun yang jelas itu tidak benar," tegasnya.
Sedangkan Asisten PT TI, Irwan mengaku tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana diungkapkan Ropik Udin.
"Saya bertemu Ropik Udin Senin (12/9) kemarin. Saat itu Ropik Udin ditemani keponakannya dan menemui saya di areal PT TI. Saya tidak ada menyampaikan kalau semua wartawan dan polisi sudah diberi uang untuk mengamankan perkebunan PT TI," tegasnya. (riaupeople.com)