Dewan Dukung Pembentukan Tim Penyelamatan Riau Air | KPK Periksa Politisi PKB asal Riau Delapan Jam | JE Sudah Keliling Sejumlah Daerah di Riau | Kursi M Dunir Masih Aman di DPRD Riau | Mendagri Sudah Tegur Bupati Kuansing | Perkantoran Pulau Padang Mulai Dikepung Massa
Senin 21 Mei 2012

Ancam Matikan PJU
Marbaga Nilai PLN Pekanbaru Seperti Anak Kecil


Sabtu, 17 September 2011 - 01:25:13 WIB
PEKANBARU - Direktur Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) Riau, Marbaga Tampubulon menilai kebijakan keras PLN yang mengancam memadamkan Penerangan Jalan Umum (PJU) tidak lebih seperti anak kecil yang belum bisa berpikir dewasa.

Seharusnya, kalau bermasalah dengan Pemko akibat penunggakan tagihan hutang, jangan sampai masyarakat dikorbankan. Tetapi lakukan upaya hukum sesuai aturan yang telah disepakati.

Menurut Marbaga, apa pun persoalannya yang menyangkut antara PLN dan Pemko tidak boleh sampai mengorbankan kepentingan masyarakat. Jika memang PLN tetap mengambil jalan terbaik, dikhawatirkan justru akan berdampak lebih buruk lagi.

"Kalau memang bermasalah dengan Pemko, jangan masyarakat pula yang menjadi korban. Kalau PLN tetap ngotot juga ingin memadamkan lampu penerangan yang ada di jalanan, PLN itu sama saja seperti anak kecil," kata Marbaga, Jumat (16/9).

Marbaga berharap, sebagai perusahaan negara, PLN seharusnya tidak berbicara pada keuntungan semata. Akan tetapi peran sosial juga harus tetap dikedepankan. Sehingga akibat dari adanya persoalan penunggakan yang dilakukan Pemko itu, tidak mengorbankan masyarakat.

Selain menilai seperti anak kecil, Marbaga juga menilai PLN itu tidak berbeda dengan defkolektor. Persoalan yang seharusnya dapat selesaikan secara hukum, justru dilakukan dengan sikap arogan.

Disisi lain, Marbaga juga sangat menyayangkan sikap Pemko yang dinilai tak mau membayar tagihan hutang. Apalagi kasus tunggakan hutang yang terjadi saat ini bukan yang pertama. Sebelumnya Pemko juga telah beberapa kali menunggak atas tagihan baik PJU mau pun kantor.

"Sangat menyayangkan sikap Pemko. Apalagi tunggakan hutang tersebut mencapai Rp35,6 miliar," ujar Marbaga. (halloriau.com)

Foto: Marbaga Tampubolon


Berita Terkait :
(593) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)