Kamis, 15 September 2011 - 01:12:21 WIB PEKANBARU - Kantor Walikota Pekanbaru dikepung ribuan massa yang menuntut pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilukada Pekanbaru, Rabu (14/9). Menariknya akibat demo tersebut, aktivitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) terlihat sepi dan lengang.
Situasi sepi dari aktivitas itu terlihat dari ruangan depan kantor walikota di lobi hingga ruangan pelayanan publik.
Seperti Badan Pelayanan Terpadu (BPT), Humas, ruangan lobi BKD, serta ruangan lainya terlihat senyap tidak ada tanda-tanda aktivitas seperti hari-hari biasanya. Justru yang terlihat banyak pegawai yang berhamburan keluar melihat langsung jalannya unjuk rasa.
"Karena ribut dan kerasnya sound system para pendemo, sampai kita tidak bisa kosentrasi bekerja, akibatnya banyak pegawai yang keluar atau pulang langsung," ujar Yeti (34) salah satu pegawai BKD.
Sementara personil Satpol PP Kota Pekanbaru, terlihat mengerahkan semua personilnya untuk bersiaga satu. Berbeda dari biasanya selain mengerahkan seluruh personilnya, Satpol PP juga membekali setiap anggotanya, dengan sebuah tongkat kayu.
"Menghadapi demo besar-besaran seperti ini, kita kerahkan seluruh personil untuk siaga satu, dengan melengkapi pengamanan tongkat kayu, sebagai perlengakapan SPO saja," ujar Kasi Op Satpol PP Pekanbaru, Iwan Simatupang.
Demo yang terdiri dari ribuan massa, yang menduduki jalan utama depan kantor walikota, membuat ruas jalan macet di sekitaran Jalan Sudirman. Demo yang terdiri dari tiga kelompok berlangsung dari pukul 11.00 WIB, hingga pukul 15.00 WIB. (riauterkini.com)