PSU Pemilukada Ditunda Ratusan Demonstran Blokir Jalan Protokol di Pekanbaru
Selasa, 13 September 2011 - 22:05:31 WIB PEKANBARU - Ratusan demonstran memadati Jl Protokol Sudirman, Pekanbaru, Selasa (13/9). Mereka memprotes ditundanya pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilukada Pekanbaru, yang mestinya berlangsung 14 September 2011.
Bahkan massa yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Pekanbaru Bersatu (KMPB) ini nekad memblokir jalan Sudirman sebagai jantung arus lalu lintas di Pekanbaru. Jalan tersebut mereka blokir sejak pagi hingga tengah hari.
Akibatnya, terjadi antrean panjang ratusan kendaraan yang akan melintas. Polisi tak kuasa menghalau demonstran yang terus menduduki jalan tersebut. Ditambah lagi pembakaran ban bekas yang membuat asap hitam mengepul di depan kantor Walikota Pekanbaru.
Di dalam orasinya para demonstran menyebutkan, bahwa keterangan Syamsurizal yang menyebut Pemko Pekanbaru saat ini defisit anggaran sebesar Rp80 miliar hanya akal-akalan.
"Anehnya lagi MK justru ikut dalam sekenario politik busuk ini, dengan menyetejui penundaan PSU. Maka kami menyatakan mosi tidak percaya terhadap MK, melakukan pembangkangan massal dengan tidak membayar pajak. Kami juga berjanji akan menggulingkan Gubernur Riau dan Pjs Walikota Pekanbaru secara paksa," teriak masyarakat dalam orasinya.
Sebagaimana diketahui, dalam pelaksanaan Pemilukada awal Mei 2011 lalu, pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi (PAS) unggul dalam penghitungan suara.
Sedangkan istri gubernur, Septina Primawati berpasangan dengan incumbent Wakil Walikota, Erizal Muluk kalah muntlak. Namun hasil Pemilukada digugat ke MK dan hasilnya pemungutan suara harus diulang. (detik.com)
Foto: suasana aksi demo di Jl Sudirman, Pekanbaru.