MoU Sudah Diteken Perusahaan Listrik Negara Sewa PLTG di Riau
Selasa, 13 September 2011 - 02:09:06 WIB JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Prastiwahyu Trimitra Engineering, dan PT Navigat Energy yang terbentuk dalam konsorsium sejak 4 Mei 2011 lalu, akhirnya bekerja sama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dalam pengembangan bisnis sewa pembangkit listrik berbahan bakar gas 20 megawatt di Rengat, Tanah Merah, Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kontrak antara PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau dengan konsorsium ini. Demikian diumumkan PT Wijaya Karya dalam siaran persnya, Senin (12/9).
Pembangunan PLTG ini merupakan upaya PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri dalam mengoptimalkan penyerapan gas di daerah tersebut dan mengganti bahan bakar minyak yang saat ini relatif mahal menjadi bahan bakar gas.
WIKA dan anggota konsorsium lainnya membangun PLTG tersebut dengan sistem build, operate, and own (BOO), yaitu membangun, mengoperasikan, dan akan memiliki pembangkit tersebut. Dengan demikian, nantinya PLN akan menyewa pembangkit dengan membayar atas listrik yang dihasilkan oleh pembangkit tersebut.
Sementara itu, bahan bakar untuk membangkitkan listrik tersebut akan disediakan sendiri oleh PLN. Adapun porsi ketiganya adalah 53:30:17 untuk WIKA, Navigat Energy, dan Prastiwahyu Trimitra Engineering.
Sementara itu, biaya konstruksi kurang lebih Rp 128 miliar. Jangka waktu pembangunan proyek adalah 180 hari kalender terhitung 26 Agustus 2011, sedangkan untuk jangka waktu operasi proyek adalah 7 tahun terhitung setelah proyek tersebut melakukan pengoperasian listrik (COD) yang terakhir. Adapun harga listrik tersebut adalah Rp 335,00 per kWH. (kompas.com)