GM BNI Life Pekanbaru; Peri Akri SE MM CRBD Berorganisasi Bentuk Pola Pikir Saya
Minggu, 17 Januari 2010 - 20:41:08 WIB BERBAGAI pencapain yang ia dapatkan, tak luput dari keteguhan komitmennya memegang prinsip-prinsip hidup. “Selama menjalankan tugas, saya selalu enjoy dan memandang banyak hal dari sisi positifnya. Dengan begitu banyak yang kita dapat”, ujar Peri
Kemudian jalankan hidup dengan 4D. Diterima, Dipercaya, Disukai dan Dipromosikan. "Kalau ada buat janji, datanglah tepat waktu, jujur dan tidak pamrih. Dengan demikan mudah-mudahan 4D akan bisa didapat," katanya.
Perjalanan karir Peri memang tidak selamanya mulus. Ketika tengah jaya-jayanya memimpin Kantor Cabang Bank Anrico Pekanbaru, ia terpaksa harus rela meninggalkan kerjaannya. Sebab bank yang ia pimpin terkena likuidasi dari pemerintah.
"Usai proses likuidasi selesai, saya sempat nganggur selama rentang waktu tujuh bulan. Dalam rentang waktu itu saya sempatkan membangun rumah, karena memang selama aktif kerja saya selalu disibukkan dengan tugas kantor," ujar Peri.
Dalam perjalanan berikutnya, Peri kembali ingin membangun karirnya di perusahaan berbeda. Ia sempat mendapat tawaran sebagai direksi dn Bank Pembangunan Rakyat (BPR) di Guntung, Indragiri Hilir (Inhil). Namun tawaran tersebut ditolaknya.
Kala itu Peri memilih bergabung dengan Brand Manajer PT AJ Manulife Indonesia-Pekanbaru, sekitar tahun 2000. "Alhamdulillah, dalam karir kerja sejak di Bank Anrico, saya selalu diposisikan pada berbagai jabatan strategis," katanya mengenang.
Sejak itu Peri makin kreatif mengembangkan potensi dirinya dalam dunia lembaga keuangan. Kini selain sebagai GM BNI Life Pekanbaru, ia aktif sebagai konsultan pendirian sejumlah BPR di Riau.
Di antara produknya adalah BPR Mitra Riau, BPR Delta Dana Mandiri, BPR Tuah Negeri Mandiri, BPR Harta Mandiri, BPR Dumai Capital, BPR Indo Mitra Mega Capital dan lain-lain. "Sedang proses pembutan juga masih banyak," sambung Peri.
Selain disibukkan dengan berbagai aktivitas bisnisnya, Peri juga disibukan dengan berbagai kegiatan organisasi. Kini ia baru saja terpilih sebagai Sekretaris Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Pekanbaru, Sekretariat Riau.
"Sejak kuliah saya memang suka dengan organisasi. Di mana pun saya berada, saya selalu terlibat organisasi, baik di lingkungan profesi, kantor dan lingkungan rumah. Sebab organisasi turut berperan membentuk pola dan kematangan berpikir saya," ujarnya.
Kini sedikitnya ada sekitar100-an orang lebih menggantungkan hidupnya dari Peri. Sebab selain memimpin sejumlah perusahaan keuangan, Peri juga membangun berbagai ladang bisnis sendiri, yang barang tentu tidak sedikit menyerap tenaga kerja. (tribun pekanbaru)